Tuesday, May 16, 2017


Walimah memang sudah lumrah dalam pernikahan hal ini bisa berwujud perayaan atau hanya sekeder pengumumna baha si fulan dan sifulan telah resmi melangsungkan kitan pernikahan dan bagi yang mendapatkan undanga walimah bisa di artikan sebagai ajang mempererat silaturahmi .

walimah sendiri di abil dri bahasa arab yaitu al-walam yang berarti berkumpul atau ngariung kalau urang sunda bilang . sepasang laki laki dan wanita yang sudah berkumpul secara sah baik secara agama maupun catatan negara

walimah juga mempunyai makna sebagai ekspresi kebahagiaan kesmpulannya  walimahan itu adalah makan yang menyediakan tentu saja yang punya hajatan  dari kedua belah pihak

ada beberapa point yang harus kamu perhatikan dalam acara walimahan atau acara pernikahan di antaranya :

yang pertama walimahan intinya acara makan  maka dari itu jangan lupa mengundang merka yang jarang makan makanan enak . bukan sebaliknya kebiasaan dari kita kalau avara pernikahan ialah mengundang orang orang yang mampu atau kaya supaya bisa memberikan amplop yang beras dan jika tidak mengundang orang kaya walimah itu akan terkesan buruk dan tidak bagus

coba kita tengok hadits yang di riwayatkan HR . Muslim

"Seburk buruknya makanan ialah makanan ( walimah ) yang hanya mengundang orang - orang yang kaya tetapi meninggalkan orang orang miskin "

jadi  walimah itu intinya tentang makan jika yang di undang mereka yang tidak mau makan ( orang kaya )  apa gunanya . kecuali yang hadir sedang berpusa wajib maka ia sebaiknya jangan membatalkan puasa lebiuh baik berdoa akan keberkahannya  jika puasa yang di laksanakannya ialah puasa sunnah dia boleh memilih untuk berbuka atau melanjutkan puasanya

walimahan sebaiknya di sesuaikan dengan budget yang di pegang hal ini lebih di cintai daripada harus pinjam sana pinjam sini demi mencapai sebuah gengsi . ini kebiasaan dari budaya kita jika hajatan atau nikahan tidak meriah  atau akbar rasanya malau dan gengsi akan turun

bagi yang di undang di harapkan datang keacara walimahan  di kahwatirkan makanan yang di sedikan akan mubazir karena tidak ada orang yang hadir

dalam mazhab Syafi'i mengahdiri pernikahan ialah fardhu ain artinya dalam pandnagan imam Syafi;i jika tidak memenuhi undangan maka akan kena dosa walau pun ada perbedaan pendapat ada yang menilai ini adalah sunnah

hal ini harus di perhatikan baik baik  kewajiban mengahdiri pernikahan bisa luntur lantaran ada  kemungkaran di dalam acara tersebut seperti dangdutan yang biiasanya mengundanga artis dengan pakaian seksi dan joged erotis  atau bahkan suara penyayi tersebut yang mengundang syahwat pada intinya nikah adalahs ebuah ibadah malah menjadi ajang menjahukan pengantin dari sakinah

point  terakhir rasanya selalu menajdi  banyak alasan apa lagi bagi pengantin dan keluarga yang berdandan untuk acara pernikahan tersebut walimahan atau pernikahan bukan sebuah alasan untuk meninggalkan shalat wajib apalagi sampai menjamaknya karena tidak ada syarat jangan sampai acara pernikahan menjadi ajang untuk melunturkan keimanan kita kepada Allah Ta'ala Wallahua'lam


EmoticonEmoticon