Tuesday, May 16, 2017



Dalam ajaran islam menikah adalah sebuah ibadah dan harus dilakukan dnegan cara-cara yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan hadits Rasulullah SAW

dibawah ini ada kisah untuk ilustrasi kamu dalam memahami nikah

Salah seorang ulama Arab Saudi yang bernama Syaikh bin Al-Fauzan pernah di tanya oleh pemuda  " saya mempunyai harta yang berasal dari perdagangan barng haram, dan saya mau menikah dengan harta tersebut."

apakah menikah dengan uang tersebut hala atau haram . saya tidak mempunyai seseorang yang dapat membantu dalam pernikahan ini karena sya hidup sebatang kara

dan jawaba Syayikh Al-Fauzan sebagi berikut

seorang muslim tidak boleh menggunakan uang haram sebagimana sabda Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“Kemudian Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan, ada seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu. Dia menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdoa,

“Wahai Rabbku, wahai Rabbku,” sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan (perutnya) dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana mungkin orang seperti ini dikabulkan do’anya.” (HR. Muslim)

dan firman Allah Ta'ala dalam surat Al-Baqarah

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 172).

oleh sebba itu jika seorang muslim mendaptkan harta haram dari sudaranya maka ia harus mengembalikannya atau tidak di ketahui pemiliknya sebaiknya ia menyedekahkannya dan harta tersebut tidak boleh di pakai untuk menikah

untuk menikah seorang muslim di wajibkan mendapatkan harta yang halal dari apa yang di lakukannya  sebagimana Allah Ta'ala berfiman dalam surat An-Nur ayat 33

وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ

“Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (dirinya), sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.”

dan firman Allah Ta'ala dalam surat Ath-Thalaq ayat 2-3

وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).


semoga tulisan kecil dan rangkuman bermaanfaat bagi kamu jika di rasa artikel ini berguna sebaiknya kamu membagikannya keteman kamu agar mereka juga mengetahui hal ini


EmoticonEmoticon