Tuesday, May 16, 2017


setlah dalam artikel sebelumnya kita  bahas tentang amalanyang dilarang di lakukan di bulan sya'ban kamu bisa baca lagi di sini yang belum sempat membacanya. pada kesempatan kali ini kita akan bahas amalan yang disyariatkan di bulan sya'ban

seperti yang di kutip dalam kitab Durus Al-Am karya Dr. Abdul Malik Al-Qasim ada beberapa amalan yang perlu di lakukan setlah masuk bulan sya'ban di antaranya :

amalan yang pertama yaitu barang siapa yang masih punya hutang pusa ramadhan di tahun lalu di ahrapkan segera menggantinya dengan segala kekuatan dan kemampuan yang di milikinya dan tidak boleh memnunda pusa tersebut setelah ramadhan berikutnya tanpa ada uzur dan halangan

amalan yang kedua di sunahkan banyak berpuasa di bulan sya'ban karena Rasulullah Alaihi wa Sallam  melakukannya dan selalu menjaganya . dan hal ini telah di riwayatkan dalam hadits Aisyah Radhiyallahu Anha  dia mengatakan :

فَمَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Saya tidak melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku tidak melihatnya memperbanyak puasa selain bulan sya’ban.“ (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

hikamh dari hadist di atas Wallahu A'lam bulan sya'ban seperti pembukkan untuk puasa ramadhan dan hal ini bagus untuk melatih seseorang sebelum datangnya bulan suci ramadhan

dan jika seseorang sudah terbiasa puas adi bulan sya'an maka tidak ada kesulitan yang berat ketika seseorang harus melaksanakan puasa di bulan suci ramadhan

Amalan yang ketiga yaitu jangan menyambung puasa di bulan sya'ban dengan puasa di bulan ramadhan beri jedah dua hari  sebelum datangnya ramadhan ada pengecualian jika dua hari tersebut masuk dalam puasa sunnah seperti puasa senin dan kamis maka di bolehkan untuk berpuasa

telah di riwayatakan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu , sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam

لاَ تَقَدَّمُوْا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُوْمُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

“Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa pada satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi orang terbiasa berpuasa (pada hari itu) maka hendaklah dia berpuasa.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

hikmah yang terkadung dalam hadits di atas menurut para ulama ialah " agar puasa ramadhan tidak di tambah dengan puas lain seperti halnya tidak boleh puasa di hari raya"


EmoticonEmoticon